Peluang Usaha Di Tengah Pandemi

Peluang Usaha Di Tengah Pandemi – Ada usaha dagang yang ternyata makin berkembang, karena semakin penting untuk masyarakat. Bahkan, menurut data kuartal pertama Bank Indonesia tahun 2020 menunjukkan bahwa beberapa usaha yang mampu bertahan dan terus bertambah saat pandemi, baik dalam skala kecil, menengah, ataupun besar.

Apakah sekarang ini Anda mencari ide usaha usaha kecil untuk tetap bekerja di tengah pandemi? Nach, pertimbangkan beberapa usaha usaha yang sedang banyak dicari ini.

1. Makanan

Makanan tetap menjadi komoditas penting dalam situasi apa pun. Penerapan pembatasan sosial membangun banyak orang bergantung pada jasa pengolah makanan. Misalnya, warung dan kedai nasi komplet dengan cara lauknya. Variasi lain seperti nasi berlauk sehat atau makanan vegetarian juga cukup laris.

Macam makanan lain yang laris adalah type produk tahan lama. Misalnya, makanan beku macam siomay, ayam, nugget, bakso, dan sosis. Banyak orang menyukai makanan beku buatan rumahan karena dikira dapat sehat dan terjangkau.

Produk dapur juga penting seperti sambal, bumbu masak kemasan, dan rempah-rempah juga laris.

2. Produk Kesehatan

Produk kesehatan merasakan peningkatan profit. Obat rumahan, suplemen seperti vitamin dan mineral, ramuan herbal, dan masker masih banyak dicari.

Karena adanya anjuran pemakaian masker kain untuk masyarakat yang sehat, usaha pembuatan masker kain juga mulai diminati. Banyak orang mengawalinya sebagai usaha rumahan, bermodal mesin jahit dan kain katun tebal / nonwoven fabric.

Usaha masker kain juga memberi kesempatan untuk berkolaborasi dengan cara pelaku usaha lain seperti industri inovatif. Misalnya, penjual masker bekerja sama dengan cara ilustrator untuk membangun masker bercorak yang disisipi pesan positif plus penyisihan dana untuk donasi.

See also  Peluang Usaha Di Desa Berkembang

3. Produk Berkebun

Produk untuk bertani atau berkebun menjadi salah satu usaha dagang yang relatif bertahan saat musim pandemi, bahkan sedikit bertambah. Banyak orang mengisi waktu dengan cara berkebun, menanam berbagai hal seperti bunga di pot dan tanaman hias hijau. Hal ini berguna sebagai penglenyap stres sekaligus upaya bertambahkan daya tahan badan.

Pandemi juga mendorong sesisi orang untuk menanam beberapa keperluan pokok sendiri. Kegiatan berkebun berubah menjadi hal produktif, khususnya dengan cara larisnya bibit-bibit cabai, sawi, kangkung, tomat, terong, akar-akaran, dan sebagainya.

4. Bahan Pokok

Usaha retail, khususnya terhubung penjualan bahan pokok, semakin bertambah saat pandemi. Produk seperti beras, telur, mie instan, minyak, dan keperluan penting lainnya selantas diminati. Banyak toko atau penjual kecil yang menawarkan jasa ekstra untuk konsumen terdekat, misalnya pesan antar, sehingga pembeli tak perlu keluar rumah.

Peusaha bahan pokok juga dapat bekerja sama dengan cara pihak lain. Misalnya, pengemudi Go-Jek atau orang-orang yang menawarkan jasa belanja. Hal ini akan bertambahkan keyakinan dan penilaian positif dari konsumen.

5. Produk Kebersihan

Produk kebersihan rumah tangga dan individu semakin laris pada masa pandemi, dan kemungkinan masih akan terus bertambah. Semakin ketatnya standar kebersihan masyarakat membangun berbagai produk ini banyak dicari.

Untuk produk rumah tangga yang cukup laris adalah cairan pel, desinfektan, dan deterjen. Sementara sabun cuci tangan dan pembersih tangan yakni produk kebersihan yang paling laris sekarang ini. Namun, sabun mandi dan pencuci wajah, termasuk produk khusus seperti untuk bayi dan pemilik kulit sensitif, juga ikut laris.

Selain produk, alat kebersihan rumah tangga juga ikut terpapar imbas. Alat pel, tisu, dan lap berbagai ukuran ikut dipesan. Tisu khususnya penting karena tak hanya berguna untuk etika bersin / batuk saja, tapi juga sebagai pelapis sekali pakai untuk masker kain.

See also  Memulai Usaha Dengan Modal Kecil

Demikian Peluang Usaha Di Tengah Pandemi, semoga bermanfaat.